Firewall ~ Perlindungan PC terhadap host-host yang
"nakal" pada jaringan komputer
IPtables ~ Aplikasi untuk melakukan Filtering Data (Menyaring data)
1. Terdapat 4 tables : filter, nat, mangle, dan raw
2. Chains pada tables "filter" terdiri dari 3 fungsi yaitu INPUT, FORWARD dan OUTPUT
INPUT : untuk paket yang disiapkan untuk soket lokal atau komputer kita sendiri, berguna untuk mengatasi
paket adat yang masuk
FORWARD : untuk paket yang diarahkan/routing ke box, berguna untuk mengalihkan paket yang datang
OUTPUT : untuk paket yang generate/dibuat sendiri, berguna untuk manghasilkan paket data yang akan diteruskan nantinya
3. Berikut command - command yang umum digunakan :
a. -A : yaitu Append, yang berfungsi untuk menetapkan/menambah aturan ke dalam chains
b. -D : yaitu Deleteaturan, berfungsi untuk menghapus aturan dari chains
c. -L : yaitu List, berfungsi untuk menampilkan daftar aturan - aturan di dalam chain
d. -F : yaitu Flush, berfungsi untuk menghilangkan semua aturan pada chain
e. -N : yaitu New, berfungsi untuk membuat chain baru
f. -X : yaitu Delete Chain, berfungsi untuk menghapus chain,dan dipastikan tidak ada aturan di dalam chain
g. -E : yaitu Rename Chain, berfungsi untuk merename/mengganti nama chain yg ada di dalam IPtables
4. Parameter
untuk mengidentifikasikan spesifiksai aturan dan digunakan untuk mengikuti perintah umum seperti add, delete, insert, replace, dan append.
-p
yaitu menunjukan protocol, untuk mengidentifikasi protocol dalam rule seperti tcp, udp,icmp, dst diperlukan parameter ini
-m
yaitu match option, mirip dengan -p tapi perbedaannya adalah modul yang digunakan. bila pada -p menggunakan modul yang bersifat spesifik tapi berbeda dengan -m. dengan menggunakan parameter ini, kita bebas menentukan nama module yang dipakai dan memvariasikannya dalam perintah selanjutnya.
-s
yaitu Source alamat hostname / ip
-d
yaitu destination / tujuan dari alamat ip
-j
yaitu jump berfungsi untuk memberi keputusan setelah paket data cocok dengan aturan
-i
yaitu in-interface alias nama interface yang menerima kiriman paket
-o
yaitu out-interface alias nama interface yang akan mengirim paket keluar
-c
yaitu counter untuk menghitung paket-paket yang lewat dari sebuah aturan
-n
yaitu numeric parameter ini akan menampilkan output numeric seperti hostname , ip, port, nama network, dst
-v
yaitu verbose yang berarti menampilkan informasi secara keseluruhan alias dalam bahasa indonesia terjemahannya "bertele-tele"
5. Paket - paket yang masuk akan diperiksa, apakah rusak, salah informasi atau tidak, kemudian diberikan ke chain INPUT, tergantung pada informasi yang terdapat di dalam header paket dan kebijakan dalam ruleset, keputusan yang diambil untuk suatu paket dapat berupa :
1. ACCEPT
Menerima paket dan diproses lebih lanjut oleh kernel
2. DROP
Menolak paket tanpa pemberitahuan terlebih dahulu
3. REJECT
Mengembalikan paket ke asalnya dengan pesan keslahan ICMP
IPtables ~ Aplikasi untuk melakukan Filtering Data (Menyaring data)
1. Terdapat 4 tables : filter, nat, mangle, dan raw
2. Chains pada tables "filter" terdiri dari 3 fungsi yaitu INPUT, FORWARD dan OUTPUT
INPUT : untuk paket yang disiapkan untuk soket lokal atau komputer kita sendiri, berguna untuk mengatasi
paket adat yang masuk
FORWARD : untuk paket yang diarahkan/routing ke box, berguna untuk mengalihkan paket yang datang
OUTPUT : untuk paket yang generate/dibuat sendiri, berguna untuk manghasilkan paket data yang akan diteruskan nantinya
3. Berikut command - command yang umum digunakan :
a. -A : yaitu Append, yang berfungsi untuk menetapkan/menambah aturan ke dalam chains
b. -D : yaitu Deleteaturan, berfungsi untuk menghapus aturan dari chains
c. -L : yaitu List, berfungsi untuk menampilkan daftar aturan - aturan di dalam chain
d. -F : yaitu Flush, berfungsi untuk menghilangkan semua aturan pada chain
e. -N : yaitu New, berfungsi untuk membuat chain baru
f. -X : yaitu Delete Chain, berfungsi untuk menghapus chain,dan dipastikan tidak ada aturan di dalam chain
g. -E : yaitu Rename Chain, berfungsi untuk merename/mengganti nama chain yg ada di dalam IPtables
4. Parameter
untuk mengidentifikasikan spesifiksai aturan dan digunakan untuk mengikuti perintah umum seperti add, delete, insert, replace, dan append.
-p
yaitu menunjukan protocol, untuk mengidentifikasi protocol dalam rule seperti tcp, udp,icmp, dst diperlukan parameter ini
-m
yaitu match option, mirip dengan -p tapi perbedaannya adalah modul yang digunakan. bila pada -p menggunakan modul yang bersifat spesifik tapi berbeda dengan -m. dengan menggunakan parameter ini, kita bebas menentukan nama module yang dipakai dan memvariasikannya dalam perintah selanjutnya.
-s
yaitu Source alamat hostname / ip
-d
yaitu destination / tujuan dari alamat ip
-j
yaitu jump berfungsi untuk memberi keputusan setelah paket data cocok dengan aturan
-i
yaitu in-interface alias nama interface yang menerima kiriman paket
-o
yaitu out-interface alias nama interface yang akan mengirim paket keluar
-c
yaitu counter untuk menghitung paket-paket yang lewat dari sebuah aturan
-n
yaitu numeric parameter ini akan menampilkan output numeric seperti hostname , ip, port, nama network, dst
-v
yaitu verbose yang berarti menampilkan informasi secara keseluruhan alias dalam bahasa indonesia terjemahannya "bertele-tele"
5. Paket - paket yang masuk akan diperiksa, apakah rusak, salah informasi atau tidak, kemudian diberikan ke chain INPUT, tergantung pada informasi yang terdapat di dalam header paket dan kebijakan dalam ruleset, keputusan yang diambil untuk suatu paket dapat berupa :
1. ACCEPT
Menerima paket dan diproses lebih lanjut oleh kernel
2. DROP
Menolak paket tanpa pemberitahuan terlebih dahulu
3. REJECT
Mengembalikan paket ke asalnya dengan pesan keslahan ICMP
Tidak ada komentar:
Posting Komentar