Jumat, 21 Desember 2012
Sharing Data Pada System Linux dan Windows
Sharing Data Pada Linux
Samba Server
Samba merupakan aplikasi UNIX yang memanfaatkan protocol SMB
(ServerMessage Block). Sebagian system operasi memanfaatkan SMB dalam
komunikasiclient-server-nya, termasuk Windows dan OS/2. Samba
memungkinkan mesinLinux berkomunikasi dengan menggunakan mesin
Windows/Dos maupun OS/2.Samba dapat digunakan untuk :
§ Menghubungkan setiap mesin Unix (termasuk Linux ) dengan mesin
Dos/Windows.
§ Menempatkan mesin Unix (Linux) sebagai Primary Domain Controller
sebagaimana yang dilakukan oleh Windows NT/2000 Server.
Samba juga dapat digunakan untuk:
§ Berbagi (share) file dan printer pada semua komputer yang terhubung ke
jaringan.
§ Membantu pengguna browsing di network neighborhood.
§ Memberikan otentikasi kepada setiap klien yang login kedalam domain
pada suatu jaringan.
Struktur File Konfigurasi
[global]
workgroup = “Isikan Nama Work Group”
domain logons = “Yes/No”
preferred master = “Yes/No”
domain master = “Yes/No”
dns proxy = “Yes/No”
winbind use default domain = “Yes/No”
guest ok = “Yes/No”
[Share]
path = “Isikan Path file yang akan di share”
read only = “Yes/No”
browseable = “Yes/No”
create mask = 0600
[printers]
comment = All Printers
path = “Isikan Path printer”
printable = “Yes/No”
browseable = “Yes/No”
Masing masing label di atas ditandai dengan kurung siku (tanda [ dan ]).
Masing masing label memiliki satu bagian. Ada dua kategori bagian-bagian
tersebut, yaitu kategori global dan kategori share. Kategori global didefinisikan
dengan label [global], sedangkan semua bagian yang lain masuk ke dalam
kategori share.
[global] bagian ini mendefinisikan sedikit variabel yang akan samba
gunakan untuk menetapkan sharing untuk semua sumber daya.
[share] mendefiniskan akses direktori atau file yang akan di sharing melalui
samba server.
[printer] bagian yang digunakan untuk mendefiniskan printer sharing.
Berikut ini merupakan pilihan yang bisa di konfigurasi untuk
memaksimalkan samba server
workgroup menunjukan workgroup atau domain dari jaringan
server string Memberikan Keterangan atau menunjukan deskripsi dari
server.
host allow memberi batasan pada mesin, alamat-alamat IP mana saja
yang di izinkan untuk mengakses server samba
socket options Memberikan pilihan untuk kecepatan akses
interfaces Menunjukan IP interfaces mana saja di server samba yang
di beri hak mengakses server samba
remote browse sync berguna untuk sebuah jaringan yang kebetulan ada server
windows NT di dalamnya.
remote announce Memberikan alamat IP tempat server Samba akan
mengumumkan daftar resource yang di miliki
local master menunjukan apa kita ingin menjadikan server samba
sebagai master browser di dalam subnet kita
os level Merupakan angka dari 0-255 yang menentukan level server
samba kita.
domain master menunjukan apakah di dalam domain windows NT kita,
server samba akan menjadi domain master server.
Jawaban bolean yes or no saja
prefered master Menentukan apalah server samba kita selalu menjadi master
browser
domain logons Merupakan konfigurasi untuk menentukan apakah kita ingin
menjadikan server samba kita sebagai Primary Domain
Controler (PDC)
security opsi ini mempengaruhi cara samba dan kliennya berinteraksi
dan merupakan salah satu faktor terpenting dalam smb.conf
Aplikasi samba biasanya dijalankan di daemon. Dua aplikasi utamanya adalah:
smbd Daemon yang memberikan layanan berbagi file dan printer dalam
sebuah jaringan yang menggunakan protocol SMB. Smbd juga
memberikan otentikasi dan otorisasi bagi klienya
nmbd Daemon yang memanfaatkan Windows Internet Name
Service’(WINS), dan membantu klien untuk browsing di network
neighbourhood
Selain 2 daemon utama tadi, aplikasi samba juga mempunyai beberapa program
pendukung yaitu :
smbclient klien dengan tampilan mirip ftp untuk mengakses SMB resource
share
smbtar Program yang mem-back-up data yang dishare. Mirip tar di Linux.
nmblookup Program yang membantu mencari nama (names lookup) dengan
memanfaatkan NetBios over TCP/IP. Nmblookup dapat digunakan
untuk meresolve dari nama komputer ke nomer IP dan sebaliknya
smbpasswd Program yang memungkinkan administrator mengatur password
yang terenskripsi yang dipergunakan oleh samba server
smbstatus program yang meminitor status terakhir dari share resources yang
diberikan oleh service samba
testparm Program kecil untuk melakukan proses debug (memeriksa
parameter) terhadap file konfigurasi samba (smb.conf)
swat Samba Web AdministrationTool, program Bantu yang memberikan
interface model web untuk mengadministrasi Samba. SWAT yang
mempermudah edit smb.conf (file konfigurasi samba) mengatur
resource share, melihat status samba terakhir, dengan
dukungandukungan file help yang sangat bermanfaat.
Langkah Percobaan
Konfigurasi file smb.conf yang ada di direktori /etc/samba/smb.conf
[global]
workgroup = STMIK-AMIKOM
server string = Samba Server/NT-PDC
security = user
log file = /var/log/samba.%m
max log size = 50
logon script = scripts/%U.bat
domain logons = Yes
os level = 65
preferred master = Yes
socket options = TCP_NODELAY
domain master = Yes
dns proxy = No
ldap ssl = no
guest ok = Yes
[netlogon]
comment = Network Logon Service
path = /usr/local/samba/lib/netlogon
guest ok = no
writable = no
share modes = no
[printers]
comment = All Printers
path = /var/spool/samba
printable = Yes
browseable = No
[share]
Comment = Siapa saja boleh corat coret disini
path = /tmp
public = yes
read only = No
browseable = Yes
writeable = yes
[justicedir]
comment = Ruangan pribadi Hari Sudibyo
path = /home/justice
valid users = justice
public = no
writable = yes
printable = no
Tes Konfigurasi dengan testspram
root@JustICE:~ # testparm /etc/samba/smb.conf
Load smb config files from /etc/samba/smb.conf
Processing section "[netlogon]"
Processing section "[printers]"
Processing section "[share]"
Processing section "[justicedir]"
Loaded services file OK.
Server role: ROLE_DOMAIN_PDC
Press enter to see a dump of your service definitions
Buat direktori baru untuk server
Untuk user yang pertama ini, merupakan user yang tidak memiliki home
direktori, dan shell di Linux., tapi dapat digunakan sebagai user yang dijinkan
mengakses samba server. Dengan syarat, dalam file konfigurasi smb.conf, ada
satu direktori yang diperkenankan untuk diakses oleh siapa saja (public = yes –
lihat di [share]), bisa juga user guest.
root@JustICE:~ # useradd hari -d /dev/null -s /bin/false
root@JustICE:~ # smbpasswd -a hari
New SMB password:
Retype new SMB password:
Added user hari.
User Kedua, merupakan user biasa yang biasa ada di sistem operasi Linux
dan untuk membuat user ini dapat menggunakan adduser, dalam contoh ini
digunakan useradd.
root@JustICE:~ # useradd justice -s /bin/bash -d /home/justice/
-g users -c "Hari Memang Keren"
root@JustICE:~ # mkdir /home/justice
root@JustICE:~ # chown -R sambal.users /home/sambal/
root@JustICE:~ # passwd justice
Changing password for justice
Enter the new password (minimum of 5, maximum of 127 characters)
Please use a combination of upper and lower case letters and
numbers.
New password:
Bad password: too simple.
Warning: weak password (enter it again to use it anyway).
New password:
Re-enter new password:
Password changed.
root@JustICE:~ # smbpasswd –a justice
New SMB password:
Retype new SMB password:
Added user justice.
Buat Pengenal Nama Computer Client Di Server
root@JustICE:~# useradd -d /dev/null -s /bin/false jarkom1$
root@JustICE:~# smbpasswd -a -m jarkom1
Added user jarkom1$.
Mengaktifkan service samba
Untuk menjalankanya cukup dengan menjalankan perintah
/etc/rc.d/init.d/smb start (RedHat)
/etc/rc.d/init.d/smb stop
/etc/init.d/samba start (Debian)
/etc/init.d/samba stop
/etc/rc.d/rc.samba start (Slackware)
/etc/rc.d/rc.samba stop
Untuk beberapa kasus perlu di cek terlebih dahulu port untuk samba sudah
terbuka atau belum, bila sudah terbuka maka didepannya tidak boleh ada tanda
#, seharusnya barisnya seperti dibawah ini dalam /etc/services
netbios-ns 137/tcp nbns
netbios-ns 137/udp nbns
netbios-dgm 138/tcp nbdgm
netbios-dgm 138/udp nbdgm
netbios-ssn 139/tcp nbssn
Untuk menjalankan daemons samba dari inetd, tambahkan baris berikut ini
ke dalam file konfigurasi inetd, /etc/inetd.conf
# SAMBA NetBIOS services (for PC file and print sharing)
netbios-ssn stream tcp nowait root /usr/sbin/smbd smbd
netbios-ns dgram udp wait root /usr/sbin/nmbd nmbd
Setting di Client
Untuk dapat terhubung dengan samba server banyak cara yang bias
digunakan. Cara pertama Anda cukup membuka Windows Explorer dan pilih My
Networks Places – Entire Netwok –Microsoft Windows Network. Secara otomatis
bila kita memang sudah terhubung dengan jaringan samba, maka nama
workgroup sharing akan ditampilkan.
Ketika Anda mengklik salah satu direktori yang di share, maka muncul
dialog box yang akan menanyakan nama user yang akan masuk beserta
password.
Cara kedua dapat dengan klik kanan My Computer, pilih Properties,
Computer Name. Atau klik table Network ID dan jalankan Network Wizard.
Masuk ke Computer name Change
Member Workgroup Off diganti dengan Domain sehinggan pada wakti Login,
langsung ke Primary Domain Controler (PDC)
Mengakses Computer Samba Dari Windows Tanpa Domain Control
Contoh Beberapa Konfigurasi Samba untuk beberapa keperluan
Direktori pribadi yang hanya bisa digunakan oleh user justice. Catatan, bahwa
user justice memerlukan hak akses write di direktori ini dan sudah harus
dibuatkan usernya terlebih dahulu.
[justicedir]
comment = Ruangan pribadi justice aka Hari Sudibyo
path = /home/justice
valid users = justice
public = no
writable = yes
printable = no
Gunakan konfigurasi dibawah ini jika Anda hanya ingin berbagi satu buah
direktori dengan dua orang user (Misalnya user hari dengan agung)
[myshare]
comment = Tempat untuk Agungxtwo dan Hari
path = /home/haga
valid users = agung hari
public = no
writable = yes
printable = no
create mask = 0765
untuk membuat direktori diatas dapat dibaca oleh public, tetapihanya dapat
ditulisi oleh user yang masih dalam grup staff,ubahlah menjadi seperti ini
[public]
comment = Public Stuff
path = /home/public
public = yes
writable = yes
printable = no
write list = @staff
untuk sharing direktori dan bisa digunakan oleh public maka buatkan kloning dari
section [temp] dengan menambahkan baris seperti ini
[public]
comment = Public Stuff
path = /home/public
public = yes
writable = yes
printable = no
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar